Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Ustad Abdul Somad : 7 Perbuatan yang Bisa Melenyapkan Semua Amal | PikiranSaja.com

PIKIRANSAJA.COM - Ustaz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., Datuk Seri Ulama Setia Negara, atau lebih dikenal dengan Ustaz Abdul Somad adalah seorang pendakwah dan ulama Indonesia berdarah Melayu yang sering mengulas berbagai macam persoalan agama, khususnya kajian ilmu hadis dan ilmu fikih.

Sebagai umat Islam dianjurkan untuk melakukan amal-amal kebaikan di dunia.

Amal kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas, diharapkan juga akan menjadi bekal ketika sudah meninggal nanti.

Umat muslim akan berusaha dalam mengumpulkan pahala kebaikan yang diharapkan dapat menolongnya ketika di akhirat nanti.

Namun perlu diketahui, ada perbuatan-perbuatan yang dapat menggugurkan amal kebaikan tersebut sehingga tidak bisa menjadi bekal di akhirat.

Dilansir PORTAL JEMBER dari video Youtube Mustika Islam yang diunggah 16 Juli 2021, Ustadz Abdul Somad menyampaikan 7 perbuatan yang bisa melenyapkan amal selama hidup.

"Kalau anda mati, uang dan mobil tidak dibawa, yang dibawa mati sholat tarawih, sholat witir, sedekah, zakat, bangun masjid, itulah yang dibawa ketika menghadap Allah SWT," ucap Ustadz Abdul Somad.

Semua amal ibadah tersebut bisa lenyap jika seseorang melakukan 7 perbuatan yang dilarang.

"Sholat melayang, puasa hilang, sholat tarawih terbang, infak dan shodaqoh tak dapat dibawa mati, gara-gara 7 perbuatan ini," kata Ustadz Abdul Somad

Berikut 7 perbuatan yang bisa merusak amal ibadah.

1. Syirik

Syirik merupakan perbuatan menyekutukan Allah. Meminta dan menyembah kepada selain Allah.

"Kita diajarkan hanya menyembah Allah saja, Qul Huwallahu Ahad," kata Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad juga menyampaikan kenapa Qul Huwallahu Ahad banyak diulang-ulang pada rakaat kedua saat sholat.

Karena untuk menguatkan keyakinan kita, meminta hanya kepada Allah.

"Siapa yang syirik maka hancurlah segala amalnya," kata Ustadz Abdul Somad.

2. Sihir

Setelah syirik orang akan jatuh kepada sihir. Yaitu orang yang percaya dengan sihir atau ilmu hitam.

Sihir merupakan perbuatan meminta kepada setan, bukan kepada Allah.

3. Membunuh

Zaman sekarang orang semakin ringan untuk membunuh.

"Ada orang naik motor di jalan, kemudian ditembak dan mati,"ucap Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad mengatakan zaman sekarang nyawa orang sudah seperti lalat, dengan mudahnya orang membunuh satu sama lain.

Dalam Islam diajarkan, siapa yang membunuh satu orang, sama seperti membunuh semua orang.

4. Riba

Ustadz Abdul Somad mengatakan jangan sampai memakan riba.

"Bagi yang sudah terlanjur, mudah-mudahan diampuni oleh Allah,"ucap Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad mengatakan, orang yang memakan riba, setiap daging yang tumbuh di badannya, tempatnya adalah di neraka jahannam.

5. Memakan harta anak yatim

Ustadz Abdul Somad menyampaikan untuk berhati-hati bagi yang mengelola panti asuhan, yang punya kebun sawit yang ternyata punya anak yatim, seorang ibu yang mengambil hak waris anaknya.

Semua yang makan harta anak yatim adalah haram.

Kecuali bagi mereka yang miskin, maka boleh makan tapi hanya sebatas standart.

6. Lari waktu perang

Ustadz Abdul Somad mengatakan, orang yang lari dari perang merupakan dosa besar yang akan melenyapkan amal ibadahnya dan akan ditempatkan di neraka jahannam.

Orang lari dari perang merupakan pengkhianat. Ustadz Abdul Somad juga mengatakan perang kita saat ini ada di media sosial.

Dirinya menghimbau untuk menyebarkan kebaikan di media sosial, namun jika tidak sanggup jangan sampai lari.

"Kalau kau belum mampu meneriakkan kebenaran, paling tidak jangan bertepuk tangan menengok kemunkaran. Begitu kata Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya'rawi" ucap Ustadz Abdul Somad.

7.Menuduh perempuan baik berzina

Siapapun yang menuduh perempuan baik-baik berzina, hukumannya adalah 80 kali cambuk.

Bagi yang berzina, hukumannya adalah 100 kali cambuk bagi yang belum menikah. Bagi yang sudah menikah, ditanam badannya ke dalam tanah, lalu dilempar batu sampai mati.

"Orang yang menuduh orang baik berzina bedanya hanya 20 kali saja dengan pelaku zina. Maka jangan menuduh yang macam-macam," tutup Ustadz Abdul Somad.***



Penulis : (Gj) 

Post a Comment

0 Comments