Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Nazwa Shihab Heran : Gus Baha Mengaku Tak Punya Instagram dan WhatsApp | PikiranSaja.com

PIKIRANSAJA.COM - K.H. Ahmad Bahauddin, lebih dikenal sebagai Gus Baha, merupakan ulama Nahdlatul Ulama yang berasal dari Rembang. Ia dikenal sebagai salah satu ulama ahli tafsir yang memiliki pengetahuan mendalam seputar al-Qur'an. Ia merupakan salah satu murid dari ulama kharismatik, Kiai Maimun Zubair. 

Siapa yang tidak mengenal salah satu ulama Nahdlatul Ulama (NU) asal Rembang, Jawa Tengah, Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang lebih dikenal dengan Gus Baha?

Gus Baha telah dikenal dengan ceramahnya yang khas, karena dikemas dengan bahasa yang ringan, mudah dipahami, dan sering disisipi humor.

Bahkan, kumpulan video di YouTube yang berisi ceramah Gus Baha berhasil ditonton ratusan ribu hingga jutaan tayangan.

Namun, siapa sangka, Gus Baha ternyata tidak memiliki nomor WhatsApp atau WA pribadi.

Hal ini diungkapkan Gus Baha saat hadir dalam video yang diunggah di channel YouTube Najwa Shihab pada 31 Juli 2020.

Dengan tema konten 'Lebih Dekat dengan Gus Baha', Gus Baha menjawab beberapa pertanyaan dari netizen.

Saat menjawab pertanyaan terkait ketenarannya, Gus Baha sempat mengaku tidak memiliki nomor WA pribadi dan hanya dibantu oleh sang adik.

Najwa Shihab yang mendengar pengakuan Gus Baha pun sedikit terkejut.

"Nggak punya WA Gus?" tanya Najwa Shihab.

Najwa Shihab yang mendengar pengakuan Gus Baha pun sedikit terkejut.

"Nggak punya WA Gus?" tanya Najwa Shihab.

"Jawabannya kapan-kapan atau memang nggak ingin," ucap Gus Baha.

Gus Baha menjelaskan bahwa dirinya sudah sibuk dengan kegiatan mengajar ngaji santri-santri tahfidz di rumahnya.

"Saya kan sibuk ya, di rumah itu kan banyak yang ngaji tahfidz itu jadi, bayangkan santri seneng ikut seneng, kalau kesulitan ngaji ikut, ya pokoknya kalau lihat santri susah belajar ikut susah," jelas Gus Baha.

Gus Baha juga menambahkan secara singkat bahwa aktif di media sosial dapat menyita waktunya. "Itu nyita waktu," kata Gus Baha.***



Penulis : (Gj) 

Post a Comment

0 Comments