Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

MRI Banda Aceh, Adakan Aksi "IMPLEMENTASI BORONG DAGANG UMKM" | PikiranSaja.com

 

PIKIRANSAJA.COM - Masyarakat relawan Indonesia (MRI) Banda Aceh, mengadakan aksi sosial "IMPLEMENTASI BORONG DAGANG UMKM,yang diselenggarakan dijalan Sultan Iskandar Muda, Blang oi, Banda Aceh, Gp. merduati , dan seputaran jalan KH. Ahmad Dahlan, "Kata Nurul Marhamah, Ketua MRI Banda Aceh dalam siaran persnya, kamis (12/8/2021). 

Nurul Marhamah menuturkan, "Aksi cepat tanggap (ACT) yang diselenggarakan Masyarakat relawan Indonesia (MRI) banda Aceh, dalam program Borong Dagangan UMKM, "Alhamdulillah berjalan dengan lancar. 

Jejak kaki "Team Aksi cepat tanggap (ACT) banda aceh menjumpai salah seorang pedagang kuliner timphan asoe kaya, salah satu kuliner khas Aceh yang berjualan di pinggir jalan dengan sepeda motor dan keranjang berisi dagangan juga bermodalkan sedikit spanduk. 

Nurhimah menjelaskan, sosok penjual makanan khas aceh,  kak nurmis sapaannya, berasal dari gampong lampenerut ujong blang, Aceh Besar. Setiap pukul 3 sore beliau membawa dagangan nya ke Ulhe lhe, salah satu jalur lintas yang ramai di lalui orang-orang. Kak nurmis memiliki 4 orang anak, dimana anak paling tua beliau masih duduk di bangku sekolah dasar. Kak nurmis ikut membantu sang suami dalam mencari nafkah dengan berjualan timphan, karena sang suami hanya bekerja sebagai buruh bangunan. Namun akhir-akhir ini suami beliau jarang mendapat pekerjaan. Ditambah mertua kak nurmis yang juga sedang sakit dan banyak memerlukan biaya untuk pengobatan. 

Lanjut Marhamah, Timphan yang di produksi kakak bernama lengkap, "Nurmis bahrul jannah, setiap hari berjumlah 10 cup dengan harga 15rb per cup. Dimasa pandemi seperti ini, ibu berkepala empat ini khawatir memproduksi banyak makanan khas Aceh (timphan), karna dagangan beliau sering tidak laku dan pernah juga beberapa kali orang memesan ke beliau tapi tidak jadi di ambil .

Ketika team datangi dan memborong dagangan, beliau sangat senang dan terharu sekali, hingga beliau menangis dan memeluk team. sebelum team pamitan beliau mengucapkan sekali lagi terima kasih dan mengatakan, “Alhamdulillah kakak bisa bayar SPP anak yang masih TK dan di tempat ngaji yang sudah nunggak, Terima Kasih ya." Pungkasnya. 

Semua dagangan beliau, dibagikan oleh team MRI Banda Aceh - ACT aceh ke tukang becak, bapak parkir, dan keluarga prasejahtera di salah satu sudut kota di Banda Aceh" tutup Nurul Marhamah, dalam keterangannya.



Penulis : (Gj) 

Post a Comment

0 Comments